Selasa, 01 Juni 2010

Yaman: Pembantaian di Kapal Mavi Marmara Semakin Membuka Kedok Teroris Israel

Pemerintah Yaman sangat mengutuk keras serangan Zionis Israel terhadap armada kebebasan yang menyebabkan wafatnya sekitar 20 orang relawan yang sebagian besar adalah aktivis pro-Palestina asal Turki. Dilaporkan bahwa aktivis pro-Palestina asal Yaman juga ikut menyertai konvoi yang membawa bantuan ke jalur Gaza.

Sumber dari Yaman mengatakan bahwa pejabat pemeritahan Yaman mengecam keras aksi pembantaian yang dilakukan oleh militer Israel, seperti dilaporkan oleh kantor berita Quds press.

Kantor berita itu mengutip sumber pejabat Yaman yang mengatakan dalam reaksi pertama pemerintah Yaman terkait pembantaian yang dilakukan oleh militer Israel terhadap konvoi bantuan kemanusiaan, pemerintah Yaman sangat mengutuk aksi serangan tersebut, dan menyatakan bahwa tindakan militer Israel tersebut sebagai tindakan terorisme dan pembajakan yang direncanakan. Dan peristiwa ini semakin mengungkapkan kepada dunia wajah buruk dari negara teoris Israel.

Pemerintah Yaman telah menyerukan agar segera mengangkat blokade terhadap Gaza, dan melepaskan tahanan para aktivis pro Palestina dan membiarkan masuknya bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina di Gaza.(fq/imo)


Sumber: http://www.eramuslim.com/

1 komentar:

  1. Israel adalah penjajah. Mereka mendirikan negara diatas negara Palestina. Mereka tidak punya hak untuk itu. Maka, mereka harus dibubarkan !!!! Perlawanan terhadap Israel adalah hal yang wajar!!!

    BalasHapus

Untuk meninggalkan komentar, di bagian "Beri komentar sebagai:" yg ada di bawah, pilih opsi "Name/URL", kemudian isi nama anda pada kolom "Nama" & isi alamat website/blog/link anda pada kolom "URL" (bila tidak ada bisa dikosongkan) lalu klik "Lanjutkan". Setelah itu tulis komentar anda, jika sudah klik "Poskan Komentar" (di pojok kiri bawah). Terakhir, masukan kode acak yg tertera di gambar, lalu klik "Poskan Komentar"